Sejarah Lumajang Menjadi Muatan Lokal Pendidikan

Sejarah merupakan latar belakang suatu bangsa, tentunya bangsa Indonesia juga memiliki sejarah dan kebudayaan sebagai identitas suatu bangsa. Menindaklanjuti program pemerintah untuk melindungi dan mengenalkan kebudayaan kepada masyarakat sebagai pendidikan moral bangsa. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melakukan rapat koordinasi bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah dalam pemajuan kebudayaan, di Ruang Sapta Pesona Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Lumajang, Selasa (25/9/2018).


Kepala Seksi Kesenian Bidang Kebudayaan (disparbud) Lumajang Eko Purnomo mengatakan, untuk mempercepat pemajuan kebudayaan lokal ada beberapa hal-hal yang perlu cepat dikerjakan karena kebudayaan sendiri sudah mulai pudar pada pendidikan yang ada saat ini.


”Kita merasakan jati diri bangsa Indonesia tidak dipenuhi dalam masa-masa saat ini, kita tahu bahwa anak didik kita saat ini sudah berkurang terhadap nila kebudayaan karena tidak ada penguatan pendidikan mulai dasar, kurikulum terkait budi pekerti tidak ada, dan keagamaan serta budaya juga akan dihapus”. pungkasnya.


Namun, dalam rapaat koordinasi kali ini mengharapkan sejarah lokal dimasukkan dalam muatan pendidikan lokal mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

Ketua MGMP Sejarah Lumajang Sodiq juga mengatakan bahwa sangat perihatin karena kurikulum pelajaran sejarah hanya mempelajari dan membahas sejarah nasional dan internasional saja


“Kami sangat merasa prihatin sekali karena sejarah yang ada pada lingkungan kita tidak kita kenali”, kata Sodiq .

Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 

Kabupaten Lumajang

Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT)

Kedungjajang Lumajang Jawa Timur

Email  : pemasaranlumajang@gmail.com

Tlp.      : (0334) 882-058

               (0334) 891-418