PERJALANAN LUMAJANG DI “JATIM SPECTA NIGHT CARNIVAL” SEBAGAI PELUANG PROMOSI SENI BUDAYA PENDUKUNG KEPARIWISATAAN

October 24, 2018

Berbagi Cerita dengan Indrijanto, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Luamajang mengenai perjalanan A to Z  prestasi Kabupaten Lumajang di Jawa Timur Night Carnival. 
 

Jatim specta night carnival adalah suatu even budaya yang berkonsep pada parade seni budaya malam hari yang spektakuler dan diikuti oleh kabupaten/kota se jawa timur untuk memperebutkan penghargaan prestasi seni budaya dari Gubernur Jawa Timur.

 

Awal pelaksanaan kegiatan jatim specta night carnival ini adalah pada tahun 2014 yang pada waktu itu ditempatkan di kabupaten ngawi dan hingga saat ini pelaksanaan even tersebut memasuki tahun yang kelima.

 

Kabupaten lumajang yang selalu tidak pernah absen didalam even tersebut memang berkepentingan untuk memanfaatkannya sebagai peluang promosi seni budaya serta berharap mampu menempatkan posisi kabupaten lumajang sebagai daerah yang berpotensi dan berprestasi terhadap seni budaya di regional jawa timur, mengingat peluang ini sangat evektif didalam mendongkrak promosi daerah dari sisi budayanya.       

 

Ketika awal pelaksanaan even tersebut pada tahun 2014 di kabupaten ngawi, prestasi kejuaraan yang diperebutkan hanya 10 (sepuluh) penyaji terbaik tanpa jenjang dan kabupaten lumajang pada waktu itu mampu untuk masuk sebagai 10 (sepuluh) penyaji terbaik.

 

Pada tahun 2015 pelaksanaan jatim specta night carnival dilaksanakan di kabupaten banyuwangi dan pada saat itulah baru prestasi kejuaraannya dibagi atas 3 (tiga) juara terspecta tanpa jenjang dan 10 (sepuluh) penyaji terbaik tanpa jenjang dimana kabupaten lumajang pada waktu itu hanya masih masuk di 10 (sepuluh) penyaji terbaik tanpa jenjang.

 

Pada tahun 2016 pelaksanaan jatim specta night carnival dilaksanakan di kabupaten blitar dengan tema “percandian” dan kabupaten lumajang berhasil meraih prestasi sebagai juara terspecta.

 

Pada tahun 2017 pelaksanaan jatim specta night carnival dilaksanakan di kota malang dengan tema “topeng” dan kabupaten lumajang masih tetap berhasil untuk meraih prestasi sebagai juara terspecta.

 

Pada tahun 2018 pelaksanaan jatim specta night carnival dilaksanakan di kabupaten sumenep dengan tema “budaya keraton” dan kembali kabupaten lumajang masih tetap berhasil untuk meraih prestasi sebagai juara terspecta.

 

Didalam even jatim specta night carnival yang mulai dilaksanakan pada tahun 2014 hingga kini pada tahun 2018, kiranya hanya kabupaten lumajang satu-satunya daerah yang masih mampu mempertahankan prestasinya dalam 3 (tiga) tahun berturut-turut sebagai juara terspecta.

 

Indrijanto menagatakan, hal ini penting artinya karena tidak hanya dalam kapasitas sebagai juara yang mampu bertahan selama 3 (tiga) tahun berturut turut akan tetapi paling tidak mampu untuk membawa kabupaten lumajang menempati posisi yang terhormat di jawa timur sebagai daerah yang berpotensi terhadap seni budaya dan sekaligus sebagai daya dukung promosi didalam pengembangan kepariwisataan.       

 

"Semoga dengan prestasi-prestasi tersebut kabupaten lumajang akan lebih bersemangat lagi didalam membangun daerahnya dalam rangka mewujudkan lumajang hebat dan bermartabat", harap Indri.

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

KONSER PRAPATAN DIDI KEMPOT 2020

January 9, 2020

1/2
Please reload

Recent Posts

January 8, 2020

Please reload

Archive