Budaya Sedekah Desa Burno, Kecamatan Senduro

January 7, 2020

 

          Sedekah Desa merupakan salah satu ritual adat masyarakat Jawa yang masih eksis dan menjadi kegiatan rutin hingga saat ini. Sedekah desa secara umum diwariskan dari nenek moyang secara turun-menurun.Desa Burno di Kecamatan Senduro adalah salah satu desa yang masih mengadakan ritual sedekah desa sebagai bentuk pelestarian dari apa yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka.Pelaksanaan sedekah Desa Burno pada tanggal 30 Agustus 2018, Kamis Pahing, bertempat di Balai Desa Burno. Adapun rangkaian sedekah Desa Burno adalah tayub, gending dlewer, kirab jolen(gunungan hasil bumi), nyadran (berkunjung ke pendanyangan), tayub di area pendayangan, pertunjukkan reog campursari. Berbicara mengenai sedekah desa tidak dapat dilepaskan dengan sesaji (sesajen), permintaan sesaji secara umum sudah pakem dan permintaan dari leluhur. Dimana dalam sedekah desa Burno, kesenian tayub menjadi salah satu kesenian yang diminta para leluhur desa, maka dari itu pelaksanaan tayub ada yang dilakukan di area pendayangan. Dimana pada intinya pelaksaanaan sedekah desa merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan rasa syukur, menghindarkan diri segala marabahaya, selain itu sebagai sarana melestarikan tradisi dari leluhur dan pada akhirnya sedekah desa menjadi hajat semua masyarakat Desa Burno.

 

Kata Kunci : Sedekah Desa, Burno, Ritual, Tradisi

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

LAVA TOUR SEMERU

July 22, 2020

1/4
Please reload

Recent Posts

July 22, 2020

January 8, 2020